MENGANALISIS MAKNA TANDA IKON DALAM KUMPULAN PUISI CHAIRIL ANWAR DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL (TINJAUAN SEMIOTIKA)

Authors

  • Abdul Sakti Universitas Mega rezki
  • B. Syukroni Baso Universitas Muhammadiyah Makassar

DOI:

https://doi.org/10.56910/pustaka.v2i4.455

Keywords:

Makna ikon dalam  puisi , puisi karya Chairil Anwar , analisis semiotik

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai ikon dalam sebuah puisi. Pendekatan semiotika digunakan sebagai pendekatan karya sastra untuk mengupas hal tersebut. Puisi yang akan dianalisis adalah puisi chairil anwar. Judul tersebut adalah (1) Aku, (2) Dimesjid (3) Derai-derai cemara. tiga puisi karya Chairil Anwar, yaitu "Di Mesjid", "Aku", dan "Derai-derai Cemara". Pada masing-masing puisi, terdapat ikon-ikon yang memiliki makna tersendiri. Dalam "Di Mesjid", ikon yang muncul adalah "Dia" yang merupakan simbol Tuhan, sedangkan dalam "Aku", ikon yang muncul adalah "binatang jalang" yang melambangkan kesendirian dan perlawanan. Pada puisi "Derai-derai Cemara", ikon yang muncul adalah "angin" yang menunjukkan ketidakpastian dan kerapuhan.

Pesan tersirat yang terkandung dalam ketiga puisi ini adalah tentang kesulitan hidup, perjuangan untuk bertahan hidup, serta kebingungan dan ketidakpastian di masa depan. Puisi-puisi ini juga mengeksplorasi tema-tema seperti kesendirian, ketidakpastian, dan perlawanan terhadap ketidakadilan.

Dalam konteks pembelajaran media digital, ketiga puisi ini dapat memberikan inspirasi bagi pembelajar untuk mengembangkan kemampuan analisis semiotik dalam memahami makna dalam sebuah karya sastra. Pembelajar juga dapat mengasah kemampuan membaca dan memahami puisi dengan baik, sehingga dapat mengapresiasi karya sastra dengan lebih baik pula. Selain itu, ketiga puisi ini juga dapat memberikan pembelajaran tentang nilai-nilai kehidupan yang universal, seperti keberanian, keteguhan hati, dan semangat juang yang harus dimiliki oleh setiap individu.

 

 

References

Aminuddin. (1997). Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar BaruAlgesindo.

Ansori, Muhammad.(2004).Psikologi Remaja Dan Perkebangan Peserta Didik. Jakarta : PT, Bumi Aksara.

Arikunto, Suharasimi.2010.Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Asmani, Jamal Makmur. 2011. Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah,cetakan 3. Diva Press, Yogyakarta.

Aqib, Zainal,et.al. 2011. Panduan dan Aplikasi Pendidikan Karakter, cetakan 1, Yrama Widya, Bandung.

Azizah, Aida. 2016. Karakter Tokoh Dalam Novel Langit Mekah Berkabut Merah Karya Geidurrahman Al-Mishry Berbasis Nilai-Nilai Karakter Religius Dan Implikasinya Dalam Pembelajaran Sastra Di Madrasah Aliyah. p-ISSN: 2087-9385 e-ISSN: 2528-696X. http://jurnal.umk.ac.id/index.php/RE. Diunduh tanggal 11 Juni 2020.

Barthes, Roland. 1970. S/Z. Paris: Editions du Seuil.

Barthes, Roland. 1985. L‟Aventure Sémiologique. Paris: Editions du Seuil Bertens, K. 2011. Etika.Jakarta: Gramedia.

Berger, Arthur Asa. 2010. Pengantar Semiotika; Tanda-tanda dalam Kebudayaan Kontemporer.Yogyakarta.Tiara Wacana.

Beverly Hills CA: Sage Publications.

Herusatoto, Budiono’2001. Simbolisme Dalam Budaya Jawa. Yogyakarta: Hanindita.

Heriyanto. 2011.Panduan Penelitian. Jakarta: Prestasi Pustakaraya.

Hoed, Benny H. (2011). Semiotik dan Dinamika Sosial Budaya edisi ke 3. Depok: Komunitas Bambu.

Ilmi, Nur. 2019. Kajian Semiotik Dalam Iklan Kartu As, E-Issn: 2621-1661, Prosiding Semnas Kbsp V. E-ISSN: 2621-1661, PROSIDING SEMNAS KBSP V, 2019. http:// eprints.unm.ac.id /10673/1/jurnal %20print%20online.pdf. Diunduh tanggal 12 Oktober 2021.

Kridalaksana, Harimurti. 2001. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Krippendorff, Klaus. 1991. Content Analysis: Introduction Its Theory and Methodology‖, Alih Bahasa Farid Wajidi, Analisis Isi: Pengantar Teori dan Metodologi. Jakarta: Rajawali.

Landy,J.V.1972 . Insight A Study Of The Short Story. Jesuit Educational Association. Manila Philipinies Literary Devices.2017. Simbolism [Online] Available: https://literarydevices.net/simbolism [2021, May, 18].

Lantowa, Jafar . 2017. Semiotika Teori Metode dan Penerapannya dalam Penelitian Sastra. Gorontalo:Deepublish.

Latifah, Hani. Analisis Semiotik Dalam Cerpen “Tak Ada Yang Gila Di Kota Ini”.https://journal.uny.ac.id › humaniora › article. Vol 25, no.2 (2020). Diunduh tanggal 12 Oktober 2021.

Narbuko, Cholid dan Abu Achmadi. 2012.Metodologi Penelitian. Jakarta : Bumi Aksara.

} Nurgiyantoro, Burhan. (2000). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

} Nurgiyantoro, Burhan. 2005. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nurhayati. 2012. Pengantar Ringkas Teori Sastra. Surakarta: Media Perkasa.

Novi, Feralina.. 2013. Analisis semiotika makna pesan non verbal dalam iklan class mild versi ―macet ‖ di media televisi. Skripsi. Universitas Mulawarman.

Peirce, Charles Sanders. 1982. “Logic as Semiotics: The Theory of Sign” . Bloomington: Indiana Universty Press.

Downloads

Published

2022-10-27

How to Cite

Abdul Sakti, & B. Syukroni Baso. (2022). MENGANALISIS MAKNA TANDA IKON DALAM KUMPULAN PUISI CHAIRIL ANWAR DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL (TINJAUAN SEMIOTIKA). PUSTAKA: Jurnal Bahasa Dan Pendidikan, 2(4), 212–221. https://doi.org/10.56910/pustaka.v2i4.455